Pembangunan Gedung Olah Raga Terancam Molor
Sampang | Jatimnet - Pembangunan Gedung Olah-raga (GOR) di Kecamatan Kedungdung terancam molor. Hingga kemarin 17/12 pembangunan GOR yang menelan biaya Rp 400 juta tersebut masih dalam tahap penyelesaian. Warga di sekitar lokasi dibangunnya GOR yakin jika pembangunan tidak akan selesai dalam waktu dekat ini.
Menurut H.Tohir LSM Laskar Merah Putih Kabupaten Sampang, mengatakan pembangunan baru bisa selesai tahun ini jika pengerjaannya dikebut. Dia khawatir, GOR tidak selesai akan berdampak pada keberadaan fasilitas yang semestinya sudah bisa dinikmati tahun depan. Pembangunan GOR sepertinya tidak akan selesai bulan Desember, kecuali dikebut pekerjaannya.” ungkapnya.
Dikonfirmasi, Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Djuwardi mengaku telah mewanti-wanti agar proyek GOR itu selesai sesuai ketetapan kontrak. Ya, yang jelas pembangunan GOR harus selesai Desember,” ungkapnya. Dikatakan, disbudparpora telah melakukan pengawasan atas perkembangan pembangunan GOR tersebut.
Menurut Djuwardi pengawasan tersebut dilakukan melalui tim pengawas lapangan. Sudah ada pengurus untuk pembangunan GOR Kedungdung,. Dia mengaku jika selama ini pihaknya telah memotivasi dan mengingatkan agar pembangunan bisa segera selesai. Saya sudah memotivasi, kalau perlu penkerjaannya bisa lembur,” ucap Djuwardi.
Namun, lanjut Djuwardi, jika pembangunan proyek GOR tidak selesai sesuai kontrak, rekanan bisa dikenakan sanksi berupa pemutusan kontrak. Ya harus bisa selesai sesuai dengan kesepakatan. Pemenang tender kan. sudah sepakat dengan semua ketentuan termasuk dalam target penyelesaian,” ucapnya.
Djuwardi berharap pembangunan GOR bisa selesai sesuai kontrak, sehingga harapan masyarakat Kedungdung untuk memiliki GOR bisa segera terpenuhi. Mudah-mudahan pembangunan GOR selesai Desember. Tapi kalau dilihat sekarang, sepertinya bisa selesai dalam minggu dekat ini. Sebab, keramik dan atap sudah ada. Kan tinggal finishingnya saja,” harapnya.
Terkait dengan anggaran yang diekeluarkan untuk pembangunan GOR tersebut, Djuwardi mengatakan dana yang dianggarkan Rp 400 juta lebih. “Dana untuk itu sekitar 400 juta lebih,” pungkasnya. (does)
