STAIN Pamekasan Berubah IAIN
Pamekasan | Jatimnet - Proposal Perubahan nama Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Pamekasan, menjadi Institute Agama Islam Negeri (IAIN), diserahkan langsung oleh pihak STAIN kepada Menteri Agama (Menag). Sabtu 21/12 malam.
Proposal tersebut diserahkan langsung oleh Pembantu Ketua (PK) II STAIN Pamekasan Achmad Muchlis kepada menteri agama Surya Dharma Ali disela-sela acara dialog dengan ulama serta pengasuh pondok pesantren di Pendopo ronggosukowati Pamekasan.
Kehadiran menteri Agama di Kabupaten Pendidikan itu, dalam rangka menghadiri acara Madura Bersholawat, yang digelar oleh jamaah Majelis Maulid Wat Ta’Lim Riyadlul-Jannah, dan acara tersebut ditempatkan di Munomen Arek Lancor.
Sebelumnya, Achmad Muchlis mengatakan, peralihan Nama Menjadi IAIN, STAIN Pamekasan masih terkendala beberapa hal, salah satunya kampus tersebut masih kekurangan Lahan, dimana syarat untuk peralihan nama itu STAIN harus mempunyai lahan sebanyak 10 hektar.
Saat ini lahan kita hanya 3,6 Hektar hampir empat hektar, kekurangannya masih 6,4 hektar,” katanya. Lebih lanjut Muhlis sapaan akrabnya mengatakan, saat ini pihaknya telah meminta bantuan kepada Bupati Pamekasan Achmad Syafii untuk membantu kekurangan lahan tersebut.
Dijelaskan, disebelah timur kampus tersebut ada lahan sekitar 4 Hektar yang siap untuk dijual kepada pihak STAIN dengan harga murah. Harganya lumayan murah, yaitu Rp.200 ribu,/meter mintanya seperti itu,”terangnya.
Persyaratan lainnya yang harus dipenuhi untuk peralihan nama itu sudah dipenuhi oleh pihaknya, tinggal beberapa syarat lainnya. Persiapan alih status itu semua sudah siap, segala kebutuhannya sudah siap, SDMnya siap, mahasiswanya juga siap,”katanya.
Saat ini STAIN Pamekasan sudah mempunyai 16 doktor, dalam Persyaratannya untuk menjadi IAIN minimal mempunyai 16 doktor, selain itu kampus tersebut juga harus mempunyai 3400 mahasiswa.
Persyaratannya kan 16 doktor dan mempunyai minimal 3400 mahasiswa, sedangkan saat ini mahasiswa Stain sudah sebanyak 3813 yang aktif,”paparnya.Ia berharap, perubahan nama menjadi IAIN itu bisa segera terealisasi, dan pihaknya akan terus berusaha agar cita-cita STAIN menjadi IAIN itu bisa segera terwujud, “harapanya (does)
