Pembangunan Sport Center Belum Jelas Kelanjutanya
Pamekasan | Jatimnet - Setelah sempat mangkarak selama satu tahun lamanya, proyek pembangunan lanjutan stadion di Desa Ceguk, Kecamatan Tlanakan, yang direncanakan pada 2014 mendatang ternyata belum jelas kepastiannya. Hingga kini, sejumlah pihak terkait enggan berbicara terkait kelanjutan megaproyek itu.
Alhasil, publik Madura khususnya Kota Gerbang Salam semakin penasaran ingin mengetahui kepastian kelanjutan proyek di tahun mendatang itu. Pantauan Jatimnet di lokasi, stadion terlihat berbeda, penjagaan tidak seketat biasanya. jika sebelumnya wartawan dilarang mengambil gambar di lokasi oleh petugas keamanan, kemarin 17/12 tidak demikian, penjaga begini mereka mempersilakan wartawan masuk dan mengambil gambar. Silakan Mas,” kata petugas.
Pejabat yang bertugas sebagai pengguna anggaran (PA) Kepala Disporabud Pamekasan Jhon Yulianto, enggan menjelaskan secara detail rencana lanjutan pembangunan stadion. Melalui pesan singkat, Jhon mengatakan agar Jatimnet konfirmasi pada bagian Administrasi Pembangunan Pemkab Pamekasan. Kalau lelang tanya Kabag Pembangunan saja,” singkatnya.
Untuk mendapat keterangan lebih detail, Kabag administrasi Pembangunan Pemkab Pamekasan Akh. Bashri Yulianto dikonfirmasi. Namun, Basri panggilan akrabnya-juga enggan menjelaskan, hanya saja dirinya mengatakan masih dalam proses persiapan lelang. Ditanyakan kepastian anggaran serta jadwal lelang akan dimulai, dirinya meminta menunggu pengumuman lelang. Dalam pengumuman lelang itu akan dicantumkan mengenai jadwal dan besar anggaran yang akan digelontorkan. ”Tunggu pengumuman lelang jadwal dan anggaran baru bisa diketahui,” pungkasnya singkat.
Sekadar diingat, pembangunan stadion lanjutan atau tahap II di 2013 mangkrak. Hal itu terkendala oleh sejumlah dokumen lelang yang sempat bermasalah. Padahal, anggaran yang disiapkan cukup besar, yaitu Rp 7 m untuk pembangunan lapangan dan finishing tribun serta dinding.
Sebelumnya pada 2012, pembangunan stadion tahap I telah menelan anggaran sekitar Rp 23 miliar. Anggaran sebesar itu menyelesaikan pembangunan tiga lantai tribun utama dan tribun keliling. Informasinya, anggaran di 2013 yang tidak terserap akan dianggarkan kembali dalam anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) 2014. (does)
