MARI KITA SUKSESKAN PEMILIHAN PRESIDEN 2014

.

Senin, 11 November 2013

Ombak Besar Nelayan Tetap Melaut


Pamekasan | Jatimnet - Meski gelombang di beberapa perairan Pamekasan masih tinggi, beberapa nelayan memaksakan diri tetap melaut. Resiko tersebut tetap dilakukan demi memenuhi kebutuhan ekonomi setiap harinya.
Salah satunya dilakukan nelayan di Desa Branta Pesisir, Kecamatan Tlanakan, Pamekasan. Beberapa nelayan di desa itu tetap mencari ikan di laut. Seperti yang diutarakan sahrul, dirinya terpaksa menantang laut untuk memenuhi kebutuhan keluarganya. Sebab, selain menjadi nelayan dirinya tidak mempunyai mata pencaharian lain.
Kalau tidak cari ikan, keluarga saya mau makan apa? ini adalah sumber ekonomi keluarga satu-satunya” ucapnya.
Menurutnya, itu bukan hal yang baru. Ombak besar sudah menjadi temannya mencari nafkah setiap hari.
Hal itu sudah resiko menjadi nelayan, setiap hari harus bergelut dengan angin dan ombak. Kalau takut ombak, tidak akan mendapat apa-apa. Baginya, gelombang diperairan tempatnya mencari uang saat ini tidak seberapa. Sehingga, masih memungkinkan untuk dilalui untuk mencari ikan.Bahkan, gelombang yang lebih besar pernah dialaminya pada saat berada di lautan. Gelombang saat ini masih normal tidak membahayakan.” tuturnya.
Sebelumnya, badan meteorologi klimatologi dan geofisika (BMKG) mengimbau agar nelayan tidak melaut. Sebab akan membahayakan keselamatan. Dalam catatannya, gelombang di beberapa perairan di Kabupaten Pamekasan berkisar antara 2.5 hingga 3 meter.
Dengan ketinggian itu, sangat membahayakan untuk perahu kecil. Untuk beberapa hari ke depan. gelombang di perairan Pamekasan masih tinggi,” terang Endriyono, petugas BM KG Sumenep melaui fia telpon. (does)