Pembangunan Sport Center Pamekasan
Membutuhkan Tambahan Dana Rp.108 M
Pamekasan | Jatimnet - Untuk pembangunan stadion yang ideal dan bertaraf nasional, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan masih membutuhkan dana tambahan sekitar Rp.108 Milyar.
Hal itu diungkapkan oleh Kadisporabud Kabupaten Pamekasan Jhon Yulianto, menurutnya, pembangunan mega proyek stadion di Kabupaten Pamekasan itu masih membutuhkan dana yang sangat besar, bahkan dari dana yang sudah ada skitar Rp, 27,5 M diperkirakan masih harus ada tambahan dana sekitar Rp.108 milyar, bahkan bisa lebih agar stadion bertaraf nasional impian masyarakat kabupaten pendidikan itu bisa terwujud.
Untuk membangun stadion yang ideal itu, dari dana yang sudah ada, kira-kira kita masih membutuhkan dana sekitar Rp.108 milyar,” katanya
Dijelaskan, pembangunan stadion ideal itu, sesuai dengan rekomendasi dari PSSI, dimana stadion bisa dikategorikan memenuhi satandart nasional apabila, lapangan stadion (Rumput), bisa menjamin keselamatan pemain, ada ruang evakuasi, ruang perangkat pertandingan, serta harus ada Ruang media massa.Semua itu harus dipenuhi, agar stadion ini bisa menggelar pertandingan ISL,” ulasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset (DPPKA) Pamekasan, Taufiqurrahman yang juga menemui peserta audensi itu mengatakan, Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Pamekasan, masih belum mampu untuk membiayai pembangunan stadion tersebut secara langsung, tetapi harus bertahap.Kalau sekaligus jelas APBD kita tidak akan mampu, kalau kita anggarkan semua ke stadion maka pembangunan akan macet,” katanya menjelaskan.
Sehingga pihaknya terus melakukan upaya, untuk terus menyelesaikan pembangunan stadion tersebut, baik menggunakan dana dari APBD secara bertahap sesuai dengan arahan dari BPK, juga mencari dana lain dari luar APBD.
Penjelasan itu, ia sampaikan dihadapan seluruh anggota komisi C DPRD Kabupaten Pamekasan, serta seluruh peserta audensi dari yayasan tretan mania, yang mendesak dan mempertanyakan kelanjutan pembangunan stadion, yang telah dicetuskan pada tahun 2008 sampai saat ini masih belum selesai.
Taufik juga menegaskan, pihaknya juga mempunyai semangat yang sama dengan pengurus yayasan tretan mania untuk segera menyelesaikan pembangunan stadion tersebut. Kita semua mempunyai semangat yang sama, agar pembangunan stadion ini bisa segera selesai, dan kami akan terus berusaha semaksimal mungkin,” tegasnya.(does)
Hal itu diungkapkan oleh Kadisporabud Kabupaten Pamekasan Jhon Yulianto, menurutnya, pembangunan mega proyek stadion di Kabupaten Pamekasan itu masih membutuhkan dana yang sangat besar, bahkan dari dana yang sudah ada skitar Rp, 27,5 M diperkirakan masih harus ada tambahan dana sekitar Rp.108 milyar, bahkan bisa lebih agar stadion bertaraf nasional impian masyarakat kabupaten pendidikan itu bisa terwujud.
Untuk membangun stadion yang ideal itu, dari dana yang sudah ada, kira-kira kita masih membutuhkan dana sekitar Rp.108 milyar,” katanya
Dijelaskan, pembangunan stadion ideal itu, sesuai dengan rekomendasi dari PSSI, dimana stadion bisa dikategorikan memenuhi satandart nasional apabila, lapangan stadion (Rumput), bisa menjamin keselamatan pemain, ada ruang evakuasi, ruang perangkat pertandingan, serta harus ada Ruang media massa.Semua itu harus dipenuhi, agar stadion ini bisa menggelar pertandingan ISL,” ulasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset (DPPKA) Pamekasan, Taufiqurrahman yang juga menemui peserta audensi itu mengatakan, Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Pamekasan, masih belum mampu untuk membiayai pembangunan stadion tersebut secara langsung, tetapi harus bertahap.Kalau sekaligus jelas APBD kita tidak akan mampu, kalau kita anggarkan semua ke stadion maka pembangunan akan macet,” katanya menjelaskan.
Sehingga pihaknya terus melakukan upaya, untuk terus menyelesaikan pembangunan stadion tersebut, baik menggunakan dana dari APBD secara bertahap sesuai dengan arahan dari BPK, juga mencari dana lain dari luar APBD.
Penjelasan itu, ia sampaikan dihadapan seluruh anggota komisi C DPRD Kabupaten Pamekasan, serta seluruh peserta audensi dari yayasan tretan mania, yang mendesak dan mempertanyakan kelanjutan pembangunan stadion, yang telah dicetuskan pada tahun 2008 sampai saat ini masih belum selesai.
Taufik juga menegaskan, pihaknya juga mempunyai semangat yang sama dengan pengurus yayasan tretan mania untuk segera menyelesaikan pembangunan stadion tersebut. Kita semua mempunyai semangat yang sama, agar pembangunan stadion ini bisa segera selesai, dan kami akan terus berusaha semaksimal mungkin,” tegasnya.(does)
