MARI KITA SUKSESKAN PEMILIHAN PRESIDEN 2014

.

Selasa, 22 Oktober 2013

Warga Datangi Polsek desak pelaku pencuri Hewan


Pamekasan | Jatimnet - Peristiwa pencurian hewan (Curwan), yang terjadi di Dusun Konkokon, Desa Kertagena Tengah, Kecamatan Kadur, Kabupaten Pamekasan, membuat warga Desa tersebut, menggelar aksi unjuk ras ke Kantor Polsek Kadur, mendesak ditangkapnya pelaku Curwan tersebut. Senin 21/10 siang.
Aksi tersebut dipicu maraknya Curwan dan pelakunya tidak pernah ditangkap oleh pihak kepolisian wilayah itu. Yang terbaru, pada senin 21/10 pagi, sekitar pukul 02.00 WIB dini hari, aksi Curwan juga terjadi di Desa tersebut, dua sapi milik Armuji (40), hampir dibawa oleh pencuri, tetapi kemudian ditinggalkan begitu saja, tetapi tangan Armuji remuk dan hampir putus terkena Bondet (Bom Tradisional) yang dilemparkan oleh pelaku Curwan kepada Armuji. Warga mendatangi Polsek Kadur dengan mengendarai mobil bak terbuka, serta mengendarai sepeda motor, bahkan warga membawa sapi ke Kantor Polesek tersebut.
Salah satu warga yang ikut dalam aksi itu Asmoro mengatakan, ia meminta pihak kepolisian setempat untuk segera menangkap pelaku Curwan di desanya, sebab seudah meresahkan masyarakat yang setiap malam tidak tidur karena menjaga ternaknya. Segera tangkap pencuri sapi itu, jangan biarkan berkeliaran dan terus melakukan pencurian di Desa kami,” kata Asmoro.
Desakan tersebut dilakukan karena pihak kepolisian sudah mengantongi handphone serta kartu milik pelaku Curwan yang tertinggal di kandang sapi. Pelakunya kan sudah jelas, sebab handphone dan kartunya sudah ada di Polisi,” teriaknya.
Asmoro juga mengatakan, meskipun handphonenya sudah dalam kondisi hancur karena terkena Bondet, tetapi kartunya masih bisa digunakan, sehingga polisi bisa tahu siapa pelakunya.
Menanggapi hal itu, Kapolsek Kadur AKP Sakrani saat menemui warga mengatakan, pihaknya saat ini masih belum melakukan penangkapan terhadap pelaku, sebab kartu HP milik pelaku Curwan itu masih diserahkan pada salah satu provider untuk mengetahui isi pesan dan perbincangannya. Yang jelas, pelakunya akan kami tangkap,” Kata Sakrani.
Warga semakin emosi setelah Kapolsek tidak bisa memberikan kepastian kapan pencuri sapi itu akan ditangkap, dan warga meminta dan mendesak Kapolsek untuk memberikan kepastian itu. Menanggapi desakan itu, Kapolsek berjanji tidak kurang dari satu bulan pelaku Curwan itu akan ditangkap dan masih koordinasi dengan polres pamekasan“, kata Sakrani pada warga karena didesak.
Berdasarkan pantauan Jatimnet, sempat terjadi aksi saling dorong antar petugas kepolisian dengan warga yang mendesak masuk ke halaman kantor Polsek, tetapi aksi tersebut tidak berlangsung lama, setelah amarah warga berhasil diredam oleh pihak Kepolisian setempat.(does)